7 Jenis Jeram di Dunia Rafting yang Harus Diketahui

jenis jeram di dunia rafting

Apakah Anda baru pertama kali rafting dan bingung dengan istilah-istilah yang didengar? Jangan khawatir, berikut ini artikel berbagai jenis jeram di dunia rafting yang bisa Anda pahami dengan mudah. Supaya esok Anda menjadi lebih familiar dengan istilah rafting tersebut.

Apa yang dimaksud dengan rafting? Arung jeram atau rafting merupakan suatu aktivitas pengarungan bagian alur sungai yang riam atau berjeram, dengan menggunakan wahana tertentu. Tujuan rafting bisa dilihat dari sisi olahraga, ekspedisi dan rekreasi.

Berbagai Jenis Jeram di Dunia Rafting

Untuk Anda yang baru ingin terjun ke dalam aktivitas rafting, ada baiknya kenali terlebih dahulu berbagai macam jenis arung jeram di sungai agar Anda tahu bagaimana karakteristik sungai yang akan Anda arungi nantinya.

1. Edi atau Eddies

Edi atau eddies merupakan kondisi air yang tenang di pinggir sungai, terbentuk karena sungai berbelok dan ada bebatuan besar. Kondisi bebatuan tersebut mencegah arus sungai yang besar masuk sehingga membuat air sungai menjadi tenang.

Edi sendiri memiliki berbagai macam, mulai dari Midstream Eddies yang terletak di tengah sungai, Powerfull Eddies yang timbul karena halangan besar, Shortline Eddies yang terletak di pinggir sungai dan Mid Eddies yang timbul karena arus lemah walau halangannya besar.

Pada umumnya edi digunakan sebagai parkir boat dan juga sebagai tempat dimana para pemain beristirahat ketika hanyut dengan memegangi sesuatu yang ada di sekitar eddies.

2. Undercut

Jenis jeram di dunia rafting berikutnya adalah undercut. Undercut sungai merupakan arus yang bisa melampaui dan melewati batu besar hingga dapat  membentuk terjunan besar secara berurutan.

Pusaran air di undercut ini tidak terlalu deras di permukaan, tapi pada bagian bawah arusnya sangat besar dan menggulung ke bawah. Jenis ini merupakan salah satu jenis yang berbahaya, jadi berhati-hatilah ketika instruktur berteriak undercut.

3. Standing Wave

Tipe berikutnya ada Standing Wave,  yang berarti gelombang tegak atau gelombang berdiri. Standing Wave dalam rafting biasanya disebut juga sebagai gelombang besar pada sungai yang dijadikan arus utama.

Kondisi ini biasanya disebabkan karena bebatuan yang ada di dasar sungai, tapi tidak mencapai permukaan sehingga aliran arus sungai terhalang dan muncul lebih tinggi pada permukaan sungai.

4. Drop

Jenis jeram di dunia rafting lainnya adalah Drop. Drop merupakan jeram yang terbentuk akibat terjadinya penggerusan dasar sungai yang membentuk seperti tangga menurun pada dasar sungai.

Jenis jeram ini termasuk berbahaya karena dapat menarik dan menyedot perahu kalian. Hal ini disebabkan oleh tekanan yang besar ke dasar sungai.

5. Waterfall

Waterfall di sini bisa bermakna air terjun, yaitu berupa turunan di bagian badan sungai. Waterfall biasanya memiliki ketinggian kurang lebih mencapai 2 meter.

6. Double Drop

Hampir sama dengan Drop, Double Drop adalah arus sungai yang arusnya bisa melewati dan melampaui batu besar yang membentuk terjunan besar secara berurutan.

Apabila nantinya tim Anda melewati tipe jeram ini, bersiap-siaplah karena dapat menyebabkan perahu tertarik dan bisa maju kecuali kalian mendayungnya dengan sekuat tenaga.

7. Mainstream

Sesuai dengan namanya, Mainstream adalah jenis jeram di dunia rafting dengan aliran sungai utama yang memiliki arus deras jika dibandingkan dengan bagian sisi sungai lainnya.

Nah, demikian beberapa jenis jeram di dunia rafting dari Rejeki yang dapat dipahami jika Anda baru pertama kali melakukan olahraga air tersebut. Diharapkan dengan adanya ulasan ini Anda sudah tidak bingung lagi dan semoga bermanfaat.

error: Content is protected !!